Home anies baswedan / fitnah / hoax / lions club hoax / politik

Beberapa waktu lalu sempat ramai bahwa Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tengah memberikan bantuan sosial berupa telur yang kemudian itu digoreng sebagai ajang cari panggung dan pencitraan dan tukang serobot acara orang. Seperti diketahui, pembagian telur tersebut dilakukan oleh Lions Club di kampung Tanah Merah yang bertepatan dengan kunjungan Anies Baswedan kesana.

Video tersebut viral dan oknum-oknum yang tidak suka dengan Anies Baswedan mulai menyebarkan fitnah serta hoax. Fitnah dan hoax tersebut mengatakan bahwa Anies menyerobot acara orang dan memanfaatkan momen tersebut sebagai pencitraan. Menanggapi hoax dan fitnah yang ditujukan kepada Anies Baswedan, akun resmi Forum Komunitas Tanah Merdeka Bersatu (FKTMB) mulai geram dan merespon hoax tersebut.

anies baswedan, politik, hoax, fitnah, lions club hoax,
Sumber Gambar : Indopolitika

"Kami atas nama panitia mengklarifikasi bahwa kehadiram Gubernur @aniesbaswedan hadir karena undangan warga Tanah Merah dan panitia, jadi tidak benar kalau pak Gubernur memanfaatkan acara baksos yang digoreng kader PSI @kurawa". Cuit akun FKTMB. 

Selanjutnya, akun FKTMB juga melanjutkan cuitannya, "Dan Lions Club itu baru turun ke Kampoeng Tanah Merah baru ini saja sedangkan pak Gubernur @aniesbaswedan sudah 6 kali berkunjung ke wilayah kami. Begitu bro @kurawa jadi jangan ikut-ikutan plintir opini jika tidak tau kondisinya".

Akibat dari fitnah dan hoax tersebut, warga Kampoeng Tanah Merah juga mulai bereaksi dan ikut membela Gubernur Anies Baswedan. Warga Kampung Tanah Merah mulai mengumpulkan telur di kantor RT/RW setempat untuk dikumpulkan dan dikembalikan kepada Lions Club. Terlihat tumpukan telur yang tersusun rapi di halaman gedung sekretariat RW 07 Kampung Tanah Merah, Jakarta Utara yang rencananya akan diserahkan kepada pihak Lions Club.

Panitia akan mengembalikan sejumlah telur yang dikatakan oleh akun Facebook bernama KP Norman Hadinegoro yaitu sebanyak 17.800 butir. Namun panitia berencana ingin mengembalikan telur tersebut sebanyak 20.000 butir. Panitia mengatakan bahwa jangan sampai kasus ini kami terkena imbas dari berita fitnah dan bohong tersebut. 

Juharto Harianja, panitia Acara HUT Tanah Merah mengatakan bahwa warga tanah merah tidak terima atas tudingan kepada Gubernur Anies Baswedan. Warga Tanah Merah tidak terima didiskreditkan hanya karena masalah bantuan telor. "Kami warga Tanah Merah tidak sudi menerapkan bantuan yang pada akhirnya dijadikan alat untuk mendiskreditkan warga, ucapnya dengan tegas.



Salah satu bukti lagi bahwa buzzerp ini perusak keharmonisan warga negara, sejatinya Bakti Sosial Lions Club di Tanah Merah Kelapa Gading Jakarta Utara adalah murni bakti Sosial, namun selanjutnya dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk komoditas politik menjatuhkan Gubernur Anies Baswedan. . Bakti Sosial yang diadakan hari Sabtu tanggal 18/1/2020 di Tanah Merah bersamaan dengan kehadiran Gubernur memenuhi undangan syukuran warga tanah merah. . Oleh salah seorang Panitia Baksos Pak Gubernur diminta untuk berfoto bersama. Dan momen inilah yang diframing dengan Gubernur nimbrung pencitraan acara baksos oleh akun kurawa dan oknum eks relawan ahok jarot Kanjeng Pangeran Norman Hadinegoro (Kanjeng Pangeran harus diikutkan lengkap.nulisnya) . Hal inilah yang membuat harga diri Warga Tanah Merah terusik, segala upaya mereka lakukan untuk membuat klarifikasi dan meminta klarifikasi dari Panitia Baksos tersebut. Pihak Lions yang terjebak dalam keonaran buzzer ini pun sebenarnya sudah mengklarifikasi namun tak mendapatkan respon baik dari akun-akun buzzer ini. . Untuk Memutus mata rantai hoax ini dan motif politik di dalamnya maka warga tanah merah mengembalikan bantuan telur dari lions club tersebut. Dengan kata lain peristiwa baksos itu tak pernah terjadi. . #tanahmerah #fkmtb #forumkomunikasitanahmerahbersatu #kelapagading #jakartautara #jakarta
Sebuah kiriman dibagikan oleh Majelis Kopi (@majeliskopi08) pada

Baca juga :

Tidak ada komentar

Posting Komentar

to Top