Home berita viral / islampedia / kabar dunia

Sebagai sesama manusia seharusnya kita saling tolong menolong tanpa pandang bulu, tanpa pandang jabatan, harta atau hal lainnya. Akan tetapi ada sebuah pemandangan yang begitu memilukan yang terjadi di India, dimana ada seorang anak muda yang jenazah ibunya seorang diri menggunakan sepeda tanpa ada bantuan dari seorangpun. Seakan hati nurani mereka sudah tidak ada lagi, karena mereka tidak mau membantu salah satu warga yang sudah meninggal dikarenakan perbedaan kasta atau miskin.

Video yang bersumber dan diupload oleh Mirror.co.uk yang kemudian di bagikan di akun instagram sahabatsurga menunjukkan seorang lelaki muda sedang membawa jenazah ibunya seorang diri dengan menggunakan sepeda reyotnya untuk dimakamkan di hutan. Diketahui pemuda tersebut bernama Siroj, pemuda berumur 17 tahun asal Odhisa, India.

islampedia, berita viral, kabar dunia,
Sumber Gambar : © wowmenariknya.com

Ia berjalan membawa jenazah sang ibu seorang diri dengan sepeda yang bisa dibilang rusak, namun apadaya tidak ada satu orangpun yang membantunya. Diketahui bahwa masyarakat di daerah tersebut enggan membantunya dikarenakan perbedaan kasta. Sayang memang, hanya karena miskin ia tidak dapat pertolongan dari warga setempat. Siroj sebelumnya juga telah meminta warga setempat untuk mengkremasi jenazah ibunya, namun jawabannya selalu berujung dengan penolakan.
Siroj harus berjalan sejauh 5 km ke hutan, karena di hutanlah tempat peristirahatan terakhir ibunya dan bahkan Siroj menggali kuburnya seorang diri tanpa bantuan siapapun. Ibunya meninggal dikarenakan masalah yang cukup sepele, Awalnya ibunya pergi untuk mendapatkan air, namun akhirnya pingsan dan kemudian dinyatakan meninggal dunia. Orang-orang disana banyak melontarkan pertanyaan, "apa yang kamu bawa.?" Ucap seorang lelaki, ia menjawab "ini ibuku", ucapnya dengan lirih.

Kini Siroj harus menjadi yatim piatu, dimana ia juga telah ditinggalkan oleh ayahnya jauh sebelum kematian ibunda tercintanya. Sungguh miris memang, hanya perbedaan kasta membuat orang lupa diri dan tidak punya hati nurani. Kini ia harus hidup seorang diri ditengah kesulitan ekonomi yang menimpanya. Dari kejadian ini kita bisa ambil hikmahnya, jangan sampai kita menjadi seorang yang lupa diri karena harta yang bersifat sementara ini dan selalu senantiasa dapat membantu orang yang sedang membutuhkan pertolongan. 

Baca juga :

Tidak ada komentar

Posting Komentar

to Top