Home islampedia / muslim / politik / uyghur

Penderitaan saudara kita muslim Uyghur tentu sangat berat sekali, dimana di negaranya sendiri pun mereka diperlakukan layaknya kriminal dan mendapatkan tindakan intimidatif dari pemerintah China. Sudah sejak lama hal tersebut berlangsung namun dunia khususnya negara-negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam seperti tidak peduli terhadap penderitaan muslim Uyghur. Aktivitas mereka diawasi secara ketat dan dibatasi, dipecat dari pekerjaannya tanpa alasan yang jelas, sekolah muslim ditutup, pelarangan penggunaan pakaian muslim, bahkan hingga ditahan di kamp-kamp konsentrasi Uyghur.

islampedia, islam, muslim uyghur, politik, timur tengah,

Kebanyakan orang dewasa baik laki-laki atau perempuan menjadi target penahanan di kamp konsentrasi tersebut sehingga banyak muslim Uyghur yang harus menerima kenyataan dipisahkan dari keluarganya tercinta. Sudah banyak pertentangan akan hal tersebut, namun Pemerintah China seakan tutup mata dan telinga atas protes yang dilakukan oleh masyarakat di seluruh dunia. Walaupun banyak protes di sebagian masyarakat di berbagai negara, nampaknya belum ada tindakan yang nyata untuk membesaskan penderitaan muslim Uyghur dari intimidasi Pemerintah China. 

Beredar video anak-anak dari kalangan etnis kazakh meminta pertolongan dunia untuk membebaskan orangtua mereka yang ditahan di kamp-kamp konsentrasi di Xinjiang, China. Mayoritas muslim Uyghur telah lama berada di kamp tersebut dan mendapatkan diskriminasi keras dari Pemerintah Komunis China. Dengan penuh harap dan tangis, anak-anak tersebut meminta pertolongan kepada seluruh dunia. Betapa mereka begitu rindu terhadap orangtuanya yang lama tidak bertemu akibat ditahan di kamp konsentrasi. 


Anak-anak Muslim etnis kazakh meminta pertolongan dari seluruh dunia untuk membebaskan orangtua mereka yang ditahan di 'Camp Reeducation' di Xinjiang-China yg dimana mayoritas etnis Uyhgur berada disana sejak dulu dan mendapatkan diskriminasi keras dari pemerintahan Komunis. Mereka sangat merindukan orangtuanya Karena sudah lama tidak bertemu orangtua mereka ditangkap oleh pihak otoritas Xinjiang tanpa alasan. Dan anak-anak ini dipaksa menjadi anak 'yatim piatu' padahal orangtua mereka masih hidup Hasbunallah wani'mal wakiil. Apa doa mu untuk mereka ? 😭😭 #SaveUyghur #FreeUyghur #StandWithUyghur#prayforuyghurmuslims #dakwah #islam#islamrahmatanlilalamin #sahabatmuslimah #lampuislam#mahasiswamuslim #predatorquran #cadar#wanitamuslimah #indonesiatanpapacaran#kamibukanteroris #kajianislan #ustadzadihidayat#ustadzabdulsomstaad #tulusberhijrah #pemudahijrah #istiqomah #khilafah #ramadhan#marhabanyaramadhan #malaysia#malaysiabelapalestina #palestina #alquds #alaqsa#kajianustadzadihidayat
Sebuah kiriman dibagikan oleh Nizwa_tunnisa (@nizwatunnisa) pada

Bahkan salah satu pesepakbola dunia yaitu Mesut Ozil mulai geram dan melontarkan beberapa kritikan terkait hal tersebut. Berkat pernyataan tersebut, negara-negara muslim mulai mengecam tindakan pemerintah China terhadap Uyghur salah satunya Indonesia. Masyarakat Indonesia mulai mengangkat tagar #IndonesiaStandWithUyghur di sosial media untuk membela muslim Uyghur dan berharap dengan tagar ini bisa menghentikan kekejaman terhadap muslim Uyghur.

Tercatat pada hari Minggu (15/12/2019), tagar #IndonesiaStandWithUyghur menjadi trending topik di Twitter dengan 3.570 cuitan disampaikan oleh netizen Indonesia. Walaupun cuitan ini masih belum mampu untuk menghentikan kekejaman Pemerintah China terhadap muslim Uyghur, namun kedepannya setidaknya mampu menggerakkan negara-negara di dunia khususnya negara muslim untuk mulai melakukan aksi demi menghentikan penderitaan terhadap muslim Uyghur yang dilakukan oleh Pemerintah Komunis China.

Baca juga :

Tidak ada komentar

Posting Komentar

to Top