Home bisnis / blockchain / cryptocurrency / energi / power ledger

Power Ledger, perusahaan perdagangan Energy Australia baru-baru ini telah menjalin kemitraan dengan Energie Steiermark. Dimana perusahaan ini merupakan salah satu dari lima perusahaan energi terbesar di Austria dan proyek ini akan dijalankan oleh anak perusahaan Energie Steiermark yaitu E-NEXT.

Tujuan dari kemitraan ini adalah untuk menggelar jaringan perdagangan energi peer-to-peer (P2P) di sekitar Graz. Lengan inovasi Energie Steiermark yaitu NEXT-Incubator akan membuat platform perdagangan Energy Power Ledger yang tersedia bagi 10 rumah tangga awal di Graz.

Dimana hal ini memungkinkan mereka yang memiliki panel surya di atap rumah mereka untuk menjual kelebihan energi terbarukan tersebut ke tetangga mereka.
Berita cryptocurrency hari ini, berita cryptocurrency terbaru, berita blockchain terbaru, berita blockchain hari ini, berita altcoin terbaru, berita altcoin hari ini, kabar blockchain terbaru,

Graz merupakan rumah bagi proyek unggulan Smart City Austria yang melibatkan eksplorasi energi baru untuk memenuhi target nol emisi dan juga karbon netral pada tahun 2050 mendatang dan teknologi Power Ledger yang dirasa akan banyak membantu mewujudkan target tersebut.

Co-Founder and Director Power Ledger, David Martin mengatakan bahwa teknologi Power Ledger akan membantu mendorong transisi kota menuju masa depan menuju energi nol karbon, disisi lain juga dapat memberi insentif moneter bagi para penduduk Graz untuk menggunakan energi terbarukan.

Sebagai platform yang didukung oleh teknologi blockchain, proyek ini akan memastikan data bersifat anonim dimana hal ini sesuai dengan pernyataan privasi Uni Eropa yang ketat dan sebagaiamana diuraikan dalam undang-undang GDPR.

Power Ledger merupakan perusahaan teknologi Australia yang telah mengembangkan platform energi terbarukan yang didukung dengan teknologi blockchain. Platfrom perdagangan energi yang didukung blockchain dari Power Ledger saat ini juga telah diuji coba di beberapa negara lainnya diantaranya, Thailand, Jepang dan Amerika Serikat.

Baca juga :

Tidak ada komentar

Posting Komentar

to Top