Home bitrue / cardano / crypto exchange / cryptocurrency / investasi / ripple / trading / trading cryptocurrency

Platform perdagangan cryptocurrency yang berbasis di Singapura yaitu Bitrue dilaporkan mengalami peretasan oleh hacker dan diperkirakan dana yang hilang mencapai $4,5 juta USD meliputi Ripple (XRP) dan Cardano (ADA) yang dicuri dari platform tersebut.

Peretasan tersebut terjadi pada tanggal 27 Juni Kemarin waktu Singapura, dan tidak lama setelah itu langsung diketahui bahwa terjadi peretasan.
Platform perdagangan bitrue diretas, hacker meretas bitrue, berita cryptocurrency terbaru, berita altcoin terbaru, berita blockchain terbaru,

Setelah itu, Bitrue kemudian menangguhkan aktifitas perdagangan pada platformnya dan mulai mengaktifkan mode pemeliharaan. Hal ini kemungkinan akan berlangsung cukup lama antara 15-18 jam dan setelah itu Bitrue kemungkinan akan membuka kembali platform perdagangan mereka seperti biasa atau mengeluarkan pernyataan lebih lanjut mengenai rencana aksi selanjutnya.

Peretas nampaknya mengekploitasi dan memanfaatkan kelemahan proses peninjauan tim ke-2 kontrol resiko yang kemudian memungkinkan peretas melakukan exfiltrasi dengan total 9,3 juta XRP dan 2,5 juta ADA yang telah dicuri dari dompet panas pertukaran.


Dana yang telah dicuri oleh peretas ini kemudian di distribusikan ke berbagai platform pertukaran lainnya dimana diantaranya adalah Huobi dan Bittrex yang juga ikut membantu dalam membekukan akun dan mencegah pergerakan dana gelap.

Dalam rilisnya, peretasan tersebut hanya berdampak pada 90 pengguna saja, dimana masing-masing pengguna tersebut memiliki rata-rata saldo sebesar $50.000 USD.

Selain itu, Bitrue juga telah mengkonfirmasi bahwa semua dana pengguna telah di asuransikan dan berjanji akan mengembalikan semua dana pengguna yang terdampak sesegera mungkin.

Bitrue juga telah menjalin kerjasama dengan pihak berwenang Singapura untuk segera melacak para peretas dan berpotensi memulihkan dana pengguna yang dicuri tersebut jika memungkinkan. Bitrue juga telah membentuk sebuah tim untuk melacak dana yang memungkinkan pengguna untuk melacak XRP curian tersebut.

Akibat peretasan tersebut, Ripple dan Cardano mengalami kerugian yang cukup signifikan, dimana kedua cryptocurrency tersebut turun lebih dari 10% dalam 24 jam terakhir.

Ini bukan pertama kalinya platfrom perdagangan cryptocurrency mengalami peretasan, bulan lalu peretasan terjadi pada salah satu platform perdagangan terbesar di dunia yaitu Binance dimana peretas berhasil mencuri dana pengguna lebih dari $40 juta USD, sedangkan pada awal bulan Juni kemarin, platfrom pertukaran yang berbasis di Slovenia yaitu Gatehub juga telah mengalami peretasan yang mengakibatkan hilangnya dana kurang lebih $10 juta XRP.

Baca juga :

Tidak ada komentar

Posting Komentar

to Top