Home fintech / investasi / ojk / peer-to-peer lending / penipuan

Kemajuan teknologi saat ini telah merambah ke setiap sendi kehidupan kita sehingga memudahkan kita dalam menjalankan aktifitas sehari-hari, termasuk sektor jasa keuangan. Dengan cepatnya perkembangan teknologi, saat ini banyak sekali tumbuh perusahaan fintech (financial technology) yang menjadi industri baru dalam sektor jasa keuangan. Perkembangan fintech juga memberikan banyak manfaat, antara lain, mendorong pertumbuhan ekonomi, jangkauannya yang luas, meningkatkan inklusi keuangan, menciptakan lapangan kerja baru dan memperluas akses modal para UMKM.

Akan tetapi, hal ini justru dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, dimana mereka membuka sebuah platform fintech demi menggerus uang member atau nasabah. Biasanya para pelaku usaha fintech akan memberikan iming-iming return yang tinggi kepada calon pengguna sampai dia tertarik untuk ikut terjun dalam platform mereka. Perlu digaris bawahi, tidak semua platform fintech itu buruk, banyak juga yang sudah terbukti dan sudah berjalan bertahun-tahun dan sudah mendapat izin resmi dari OJK.

Baca Juga :

banyaknya investasi bodong, fintech illegal, investasi aman, kerugian investasi, bahaya investasi,


Banyak pula platform fintech yang nakal, sehingga membuat OJK harus lebih bekerja lebih keras lagi, sebab saat ini banyak platform fintech yang bermunculan dan tidak mengantongi izin operasi dari OJK. Tahun 2019 ini, terhitung dari bulan Januari sampai bulan April kemarin, OJK telah menutup dan menghentikan 144 entitas kegiatan usaha peer-to-peer lending yang tidak memiliki izin dan tidak terdaftar di OJK.

Selain itu, Satgas Waspada Investasi juga menghentikan 73 usaha tanpa izin, diantaranya 64 usaha trading forex (perdagangan mata uang asing),  5 usaha investasi uang, 2 usaha MLM (Multi Level Marketing), 1 usaha di bidang investasi perkebunan, dan 1 lagi usaha di bidang investasi cryptocurrency.

Tongam L Tobing, selaku Ketua Satgas Investasinya dalam siaran pers OJK yang dilakukan pada hari minggu tanggal 28 April 2019 menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati sebelum memilih perusahaan fintech lending, dikarenakan banyaknya jumlah fintech lending illegal yang beredar di masyarakat. Jika sobat menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, sobat bisa langsung konsultasikan dan laporkan ke kontak OJK melalui telepon di nomor 157 atau bisa juga melalui email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id

Baca juga :

Tidak ada komentar

Posting Komentar

to Top