Home gofood / gojek / grab / grab food / ojek online

Go-Food.? Semua orang pasti sudah tahu dan sangat familiar ketika mendengar istilah Go-Food. Yups memang semenjak munculnya Gojek, kita semua telah terbantu menjalani aktifitas kita sehari-hari termasuk memilih dan membeli makanan sekalipun.

Inovasi yang terus dikembangkan oleh Gojek memang sangat membantu kita dan bahkan banyak startup lain yang mulai mencoba hal serupa namun nyatanya kurang mendapat respon yang baik dari masyarakat Indonesia. Pesaing terberat Gojek yaitu Grab yang pada awalnya datang hanya untuk melayani penumpang dengan transportasi roda 4 saja, kemudian mulai melebarkan bisnisnya untuk memberikan layanan moda transportasio roda 2, jasa antar barang dan jasa antar makanan dan hal itupun mendapat respon yang baik dari masyarakat Indonesia.

Namun pada kesempatan kali ini, kita akan membahas layanan antar makanan terutama antar layanan yang disediakan oleh Gojek yaitu Go-Food.

gofood masih yang terbaik dibanding kompetitor, layanan antar makanan,

Dalam sebuah riset yang dilakukan oleh Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) menyatakan bahwa UMKM menilai positif prospek bisnis dengan Go-Food secara jangka panjang dibandingkan dengan layanan sejenis lainnya dari sang kompetitor seperti Grab Food.

Hasil yang diperoleh dari riset tersebut antara lain :

  • 92% bergabung jadi mitra Go-Food karena kemudahan dalam pembayaran non-tunai lewat Gopay
  • 87% bergabung karena transaksi menggunakan pin antara merchant dan driver
  • 87% bergabung karena teknologi bayar di tempat dengan QR Code Go-pay
  • 79% bergabung karena layanan pencatatan transaksi yang dilakukan secara digital
Hal tersebut yang menjadikan layanan antar milik Gojek yaitu Go-Food masih menang dibandingkan dengan kompetitor. Pada tahun lalu Go-food juga mencatatkan telah mengirimkan 529 juta pesanan makanan dan minuman di seluruh negeri disertai dengan pertumbuhan mitra pedagang yang tumbuh menjadi 300.000 pada Desember 2018 kemarin sedangkan pada bulan Januari 2018 jumlah pedagang sekitar 125.000 dan itu artinya dalam tahun yang sama pedagang yang bergabung menjadi mitra lebih dari 100%.

Baca juga :

Tidak ada komentar

Posting Komentar

to Top